Provokator Hijau

Oleh: Sigit Rahadi

Kami menyebutnya Provokator Hijau, bagi orang-orang yang mau mengorbankan waktu, tenaga, pikiran dan bahkan biaya untuk melakukan sekaligus mengajak, mengompori warga untuk menanam, memanfaatkan lahan sesempit apapun untuk menanam.

Kali ini, provokasi kami adalah dalam bentuk program ketahanan pangan rumah tangga, dengan menanam berbagai sayuran di sekitar komplek perumahan atau kampung, yang lebih keren dengan nama urban farming. Sewaktu program kami tawarkan di WAG Kagama Muda Solo Raya, awalnya saya targetkan di 2-3 lokasi. Tetapi ternyata antusias teman-teman luar biasa. Tidak kurang dari 10 lokasi siap menjadi pilot proyek urban farming ini. Bahkan sesudah saya tutup pun masih ada yang mendaftar, untuk pembagian berikutnya, katanya.

Jadilah saya njlimet ngitung biji untuk saya bagi menjadi 10 paket. Sewaktu paket ke 2 datang, saya lihat ada dekomposer sachet D’Nature yang harus saya perbanyak. Mulailah saya belanja nutrisi bagi dekomposer tersebut agar menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Dengan tambahan gula kelapa, air kelapa dan terasi, jadilah saya proses menjadi POC yang nantinya siap digunakan para provokator tersebut sebagai pupuk sekaligus pembenah tanah yang akan menjadi media tanam.

Selain itu, saya juga memesan kohe kambing fermented yang sudah kering dan diayak lembut, sehingga memudahkan dalam membuat media tanam. Sesudah semua siap, undangan saya posting di WAG. Dan sesuai komitmen, mereka pun berdatangan untuk mengambil paket benih, polibag, POC dan kompos. Ada rasa bahagia, melihat semangat mereka untuk ikut mengisi waktu di saat hampir semua kegiatan keluar rumah lock down. Dengan sedikit penjelasan mengenai cara semai, cara tanam dan aplikasi pupuk, mereka pun membawa pulang paket-paket itu. Good luck kawan-kawan. Semoga bisa menginspirasi atau paling tidak mengisi lahan kosong di sekitar rumah untuk bertanam sayur. Harapannya program bisa berkembang sendiri, dan misi ketahanan pangan ini bisa diwujudkan. Amin.

Solo, 21 Mei 2020
Salam Hari Kebangkitan Nasional

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*