UGM dan KAGAMA Pekalongan Sinergi Perkuat Program KKN-PPM di Desa Kajongan dan Linggo Asri

Kajen, 26 Juni 2026 – Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) secara resmi menerjunkan 8.178 mahasiswa/i dalam program Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Periode 2 Tahun 2026. Sebanyak 298 unit KKN tersebar di 274 kecamatan, 132 kabupaten/kota, dan 32 provinsi di Indonesia, dengan periode pelaksanaan 20 Juni hingga 8 Agustus 2026.

Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) merupakan program pengabdian masyarakat Universitas Gadjah Mada yang mengintegrasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program ini menjadi ruang bagi mahasiswa/i untuk menerapkan ilmu pengetahuan, membangun empati sosial, serta mengembangkan solusi bersama menjawab tantangan pembangunan di masyarakat.

Program KKN-PPM periode ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Menghadapi Perubahan Iklim melalui KKN-PPM UGM,” yang diwujudkan melalui berbagai program penguatan ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan hidup, pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, pariwisata berbasis masyarakat, pemanfaatan teknologi tepat guna, hingga digitalisasi masyarakat.

Salah satu unit KKN-PPM UGM 2026-JT071 ditempatkan di dua desa di Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, yakni Desa Kajongan dan Desa Linggo Asri. Unit ini terdiri dari 27 mahasiswa/i dari berbagai program studi, terbagi dalam klaster Saintek, Soshum, Agro, dan Medika. Mahasiswa/i didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rahadian Yudo Hartantyo, S.Si., M.Sc., dengan struktur kepengurusan yang dipimpin oleh Kormanit Dinant Raisan Suci.

Kunjungan dan Sinergi KAGAMA Pekalongan
Dalam rangka memperkuat kolaborasi antara universitas dan alumni, Pengurus Cabang Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Kota Pekalongan melakukan kunjungan ke lokasi KKN di Desa Kajongan dan Desa Linggo Asri pada Jumat, 26 Juni 2026, pukul 13.00–17.00 WIB. Kunjungan ini merupakan bagian dari sinergi strategis bertajuk “Guyub Rukun Migunani” yang berfokus pada kolaborasi pengawalan mahasiswa/i KKN di lapangan.

Rombongan Pengurus Cabang KAGAMA Kota Pekalongan dipimpin dan dihadiri oleh:
· Wakil Ketua sekaligus Ketua Harian: dr. H. Dwi Heri Wibawa, M.Kes. (Heri)
· Sekretaris: Dr. Kusuma Adi Achmad, S.Kom., M.T. (Kadia)
· Wakil Sekretaris: Febry Wahyu Setyaningsih, S.Psi., M.Si. (Febry)
· Bendahara: dr. Emy Widyarti, M.P.H. (Emy)
· Wakil Bendahara: Elma Kurnia Pratiwi, A.Md. (Elma)

Dalam sambutannya, Ketua Harian KAGAMA Kota Pekalongan, dr. Heri menekankan pentingnya kolaborasi program dan kegiatan KKN yang realistis serta bermanfaat bagi masyarakat. “Program kegiatan harus fokus pada dampak positif dan menerapkan slogan terbaru UGM, yakni ‘Merakyat, Mandiri, dan Berkelanjutan’. Junjung tinggi nama baik almamater,” pesannya.

Sekretaris KAGAMA Pekalongan, Dr. Kadia menyampaikan bahwa KKN menjadi jembatan antara teori dan praktik. “Di kampus kita berkontribusi pada ilmu pengetahuan (contribution to knowledge), di KKN kita berkontribusi pada masyarakat (contribution to people). Penerapan toolset, skillset, dan mindset (growth mindset) menjadi kunci dalam merumuskan solusi dan aksi nyata,” ujarnya.

Wakil Sekretaris, Febry mengingatkan mahasiswa untuk menjunjung tinggi nilai guyub, rukun, migunani; menghormati budaya lokal; serta menjaga etika dan sopan santun dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Bendahara, dr. Emy menyampaikan pentingnya penerapan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) serta sikap rendah hati. “Jaga kesehatan, bersyukur, dan bersabar dalam menjalani setiap proses pengabdian,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bendahara, Elma menekankan aspek kerja tim dan komunikasi yang baik antar anggota. “Rangkul semua anggota, bangun solidaritas tim yang kuat,” pesannya.

Program Kerja Unggulan Unit KKN-PPM UGM Sawijen Kajen 2026-JT071
Unit KKN ini telah menyusun beragam program kerja interdisipliner, tema dan/atau non tema yang terbagi dalam empat klaster:

Klaster Saintek mengusung program pembuatan peta persebaran UMKM dan konsentrasi NO₂, pembuatan peta administrasi dan jalur evakuasi bencana, geotagging promosi UMKM melalui Google Maps, implementasi mobil tenaga surya mini untuk anak sekolah, perancangan sistem monitoring kelembaban tanah berbasis IoT, serta sosialisasi sanitasi sehat dan pemanfaatan limbah.

Klaster Agro fokus pada optimalisasi limbah biomassa menjadi briket arang, edukasi pemanfaatan bee pollen dan produk turunan madu, pengelolaan kotoran hewan menjadi pupuk cair, penguatan biosekuriti ternak, penanaman pohon sumber nektar, serta edukasi one health dan penyakit zoonosis.

Klaster Soshum mengusung program penyusunan kebijakan desa terkait penanggulangan bencana, sosialisasi perlindungan konsumen dan HKI bagi UMKM, pengembangan wisata alam berbasis lingkungan, pelatihan branding dan pemasaran produk UMKM, edukasi manajemen keuangan, serta pendampingan administratif desa.

Klaster Medika melaksanakan edukasi peningkatan kesiapsiagaan kesehatan keluarga, pengecekan dan pendampingan kepesertaan asuransi kesehatan, edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta edukasi gizi seimbang pada anak sekolah dasar.

Kunjungan KAGAMA Pekalongan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara universitas, alumni, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program KKN-PPM di Kabupaten Pekalongan. Dukungan dan pendampingan dari para alumni diharapkan mampu memberikan nilai tambah serta manfaat nyata bagi masyarakat di lokasi KKN.