Hymne Gadjah Mada Bergema Di Batas Utara Indonesia
TARAKAN, KAGAMA.id — Guna mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus menggemakan Hymne Gadjah Mada mengamanatkan bakti nyata Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk Indonesia, kembali menerjunkan mahasiswanya ke pelosok negeri. Langkah nyata ini terwujud dalam program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM Semester Gasal Tahun 2026.
Salah satu potret nasionalisme dan sinergi luar biasa ini ditunjukkan oleh Tim KKN-PPM UGM Unit 2026-KU02 yang ditempatkan di Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Perjalanan panjang ribuan kilometer tersebut menjadi bukti komitmen mahasiswa yang bersinergi bersama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) dan pemerintah daerah setempat.

Mengarungi Samudra
Perjalanan panjang melelahkan dimulai pada Sabtu (20/6/2026). Winas bersama rekan-rekan satu timnya bertolak dari Yogyakarta menggunakan bus menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Dari pelabuhan ini, perjalanan dimulai. Pada Minggu (21/6/2026), Tim KKN-PPM UGM Unit 2026-KU02 menaiki kapal laut PT Dharma Lautan Utama, membelah Laut Jawa dan Selat Makassar menuju Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur. Selama 32 jam mengarungi lautan, para mahasiswa menguji ketahanan fisik dan mental sebelum benar-benar mengabdi di Bumi Paguntaka (Kota Tarakan).
Sesampainya di Pelabuhan Semayam Balikpapan, langsung disambut hangat oleh KAGAMA BALIKPAPAN dan KAGAMA KALTIM. Di balik lelahnya perjalanan, kehadiran Pengurus Daerah (Pengda) Kagama Kaltim dan Pengcab Balikpapan mengajak terlebih dahulu Tim KKN-PPM UGM Unit 2026-KU02 menikmati Kuliner Tanjung di Kota Balikpapan sembari istirahat sebentar dan mendengarkan pesan Kagama Balikpapan untuk energi baru bagi para mahasiswa KKN terjun di tengah masyarakat Kalimantan.
Kagama Kalimantan Timur beserta pengurus cabang-cabang menyiapkan tempat singgah untuk perjalanan panjang Tim KKN-PPM UGM Unit 2026-KU02 dari Balipapan, Samarinda, Kutai Timur sampai Berau, memastikan bahwa tim KKN dalam kondisi prima saat akan terjun di lokasi yang ditentukan. Tim harus menempuh jalur darat yang menantang, membelah hutan dan bukit Kalimantan selama 24 jam penuh menggunakan bus menuju Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara, Tanjung Selor di Kabupaten Bulungan.

Ketangguhan stamina dan mental para mahasiswa kembali diuji, namun koordinasi yang solid membuat segalanya menjadi lebih ringan. Pada Selasa malam (23/6/2026), rombongan akhirnya tiba di Tanjung Selor dan disambut langsung oleh Pengda Kagama Kalimantan Utara untuk beristirahat di rumah anggota kagama yang sudah di siapkan. Keesokan harinya, Rabu pagi (24/6/2026)perjalanan dilanjutkan kembali diidampingi Kagama Kaltara, menggunakan speed boat dari Pelabuhan Kulteka, Tanjung Selor menuju Pelabuhan Tengkayu, Kota Tarakan.
Semangat Sumpah Gadjah Mada
Kehadiran mahasiswa UGM di garda terdepan utara Indonesia ini menjadi simbol kuat dari sinergi yang harmonis antara mahasiswa, pihak kampus, jaringan luas Kagama, hingga pemerintah kota/kabupaten setempat membuktikan bahwa membangun daerah memerlukan kerjasama lintas sektor. UGM sebagai “Kampus Pancasila” dan “Kampus Kerakyatan”. Melalui program KKN-PPM, teori-teori akademis yang didapatkan di ruang kuliah dilebur dengan realitas sosiologis masyarakat.
Dengan dimulainya masa bakti Tim Unit 2026-KU02 di Tarakan Barat, diharapkan berbagai inovasi program kerja—baik di bidang lingkungan, tata kelola pemerintahan kelurahan, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi kreatif lokal—dapat memberikan dampak jangka panjang yang signifikan bagi kemajuan Kalimantan Utara. (FR)