
Kagama Kabupaten Bekasi Menyambut dan mensupport Mahasiswa KKN UGM di Karawang
KKN UGM Karawang di bagi dalam 2 kecamatan yaitu Kecamatan Klari dan Kecamatan Cikampek. Kagama Kabupaten Bekasi ikut mensupport dan mensukseskan Program KKN UGM ini dengan berbagai cara. 9 orang relawan dari Kagama Kabupaten Bekasi diterjunkan untuk menyambut dan mendampingi adik adik mahasiswa KKN UGM di Karawang. Kagama Kabupaten Bekasi (Kaptensi) melihat ini kesempatan untuk para alumni untuk lebih migunani di tengah masyarakat dan adik adik mahasiswa. Pengabdian terhadap masyarakat yang mejadi visi misi KKN UGM di Karawang menjadi concern para alumni UGM yang tergabung di Kaptensi untuk bergabung dalam penyambutan dan pendampingan Mahasiswa KKN di Karawang.

Penerimaan Mahasiswa KKN UGM yang pertama di lakukan hari Senin tanggal 22 Juni 2026 di Kecamatan Klari, Kaptensi diwakili oleh Iwan samariansyah, Titik SY, Shahril Hasibuan, Nestri Wulan Saridati dan Hidayat Tri Sutardjo. Kata Sambutan dilakukan oleh Camat Klari dan Titik SY (perwakilan Kaptensi). KKN di Kecamatan Klari ini dibagi di 2 desa salah satunya di Desa Walahar.
Penerimaan kedua dilakukan hari Rabu Tanggal 24 Juni 2026 di Kantor Camat Cikampek Kabupaten Karawang yang langsung di terima dan dibuka oleh Camat Cikampek Bapak Adi Firmansyah,SH,MM. Kaptensi diwakili oleh Marlon Siallagan,STP (Ketua Kaptensi), Khrisna Kusumo Pambudhi, SE, Tuti Adiningsih S.IP dan Sukaimin, S.Kom. Juga dihadiri perwakilan dari PT Pupuk Kujang yang menjadi salah satu sponsor KKN UGM di Karawang.

KKN UGM di Kecamatan Cikampek dibagi 2 desa yaitu Desa Kamojing dan Desa Dawuan Tengah dengan Kormanit Edra Aldwin Herlangga, Kormasit Desa Kamojing 1 Keira, Kormasit Desa Kamojing 2 Betsy, Kormasit Dawuan 1 Leah, Kormasit Dawuan 2 Keysha. Setelah kata sambutan dari Pak Camat, Ketua Kaptensi dan Pimpinan PT Pupuk Kujang, maka dilakukan sarasehan mini antara Kagama dan Mahasiswa KKN UGM di Karawang.

Perwakilan mahasiswa menyampaikan rencana program kerjanya, progress kondisi mereka seperti tempat tinggal, transportasi, pendanaan dan lain lain. Program kerja mereka sangat bagus dan sangat perlu kita support seperti pembuatan perahu, pembangunan jembatan, pembinaan UMKM, pengelolaan sampah, edukasi bahaya judol dan masih banyak lagi program mereka untuk setiap desa.

Pihak Kagama juga secara bergantian memberikan motivasi kepada mahasiswa agar tetap semangat menjalankan program, menjaga nama baik institusi UGM, keluarga dan diri sendiri tentunya. Menyesuaikan dengan budaya setempat dalam berinteraksi dan bergaul. Juga menjadi ajang nostalgia anggota kaptensi untuk menceritakan pengalaman KKN mereka sebelumnya kepada mahasiswa yang sedang KKN sehingga bisa diambil pelajaran dari setiap kejadian positif maupun negative di area masing masing. Pada akhirnya Marlon Siallagan mewakili seluruh anggota Kagama Kab Bekasi menitipkan pesan agar para mahasiwa tidak segan untuk berinteraksi atau berkomunikasi dengan anggota Kaptensi. Anggota Kaptensi bersedia dan terbuka untuk dimintai bantuan dan akan datang ke lokasi KKN secara berkala. Lalu di akhiri dengan saling bertukar no HP sehingga komuniukasi bisa tetap berlanjut sampai KKN berakhir di tanggal 8 Agustus 2026.