Bangkit dari Rebahan, Kayuh untuk Persaudaraan: KaRMaPIT Rayakan Harlah Ke-4 dengan Ngepit Bareng Edukatif dan Penuh Keakraban

Bangkit dari Rebahan, Kayuh untuk Persaudaraan: KaRMaPIT Rayakan Harlah Ke-4 dengan Ngepit Bareng Edukatif dan Penuh Keakraban

Yogyakarta– Komunitas sepeda alumni Universitas Gadjah Mada, KaRMaPIT (Kagama Rame-Rame Mancal Pit), menggelar kegiatan gowes bersama dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Hari Kebangkitan Nasional, dan Hari Lahir KaRMaPIT ke-4 pada Sabtu, 30 Mei 2026. Di usia ke-4, KaRMaPIT membuktikan kayuhan bisa jadi ruang belajar sekaligus ruang silaturahmi. Mengusung tema “Bangkit dari Rebahan, Kayuh untuk Persaudaraan”, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 75 peserta oleh anggota KaRMaPIT yang terdiri dari keluarga besar Kagama dan masyarakat umum dari berbagai komunitas baik dari Yogyakarta maupun dari luar kota dengan semangat kebersamaan, kesehatan, dan kecintaan terhadap nilai-nilai sejarah dan pendidikan.

Sejak pukul 05.30 WIB, panitia telah bersiap di titik kumpul yang berada di Bundaran UGM. Para peserta mulai berdatangan pukul 06.00 WIB dan disambut dengan sajian ringan berupa arem-arem dan air mineral sebagai bekal sebelum memulai perjalanan.

Kegiatan dibuka oleh Goeshart dan mengajak seluruh peserta melakukan foto bersama sebagai bentuk kebersamaan sekaligus dokumentasi perayaan ulang tahun ke-4 KaRMaPIT. Selanjutnya, Koordinator Lapangan, Edwin Maulana, memberikan penjelasan mengenai rute perjalanan serta berbagai aspek keselamatan yang perlu diperhatikan selama bersepeda.

Tepat pukul 06.30 WIB, peserta memulai ngepit bareng dari Bunderan UGM. Dengan jarak sekitar 30 km peserta diajak menikmati rute yang cukup menarik karena memadukan suasana perkotaan, kawasan bersejarah, dan jalur pinggiran kota Yogyakarta. Peserta melintasi Kotabaru, Jembatan Kewek, Malioboro, Titik Nol Kilometer, Plengkung Wijilan, kawasan Cagar Budaya Njeron Beteng, Tamansari. Keluar dari Tamansari peserta menuju selatan melintasi Pabrik Gula Madukismo, Jalan Bantul, Jalan Imogiri Barat hingga Ring Road Selatan dengan pemandangan hijau sejuknya hamparan sawah pedesaan. Dari selatan peserta menuju ke Jalan Tamansiswa.

Salah satu agenda yang menjadi daya tarik kegiatan ini adalah kunjungan singkat ke Museum Dewantara Kirti Griya di kawasan Tamansiswa. Di lokasi tersebut, peserta mendapatkan pendampingan dari pemandu museum yang menjelaskan sejarah perjuangan pendidikan nasional, pemikiran Ki Hadjar Dewantara, serta peran Tamansiswa dalam perjalanan bangsa Indonesia. Kehadiran sesi edukatif ini menjadi simbol keterkaitan antara kegiatan gowes dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional yang menjadi salah satu semangat utama kegiatan.

Setelah menyelesaikan perjalanan, peserta tiba di lokasi finish di Jalan Kebun Raya sekitar pukul 09.30 WIB. Kedatangan para pesepeda disambut hangat oleh pembawa acara dan alunan musik dari Mitra’s Band yang menghadirkan suasana santai dan penuh keakraban.

Peserta kemudian menikmati waktu istirahat sambil menyantap hidangan yang telah disediakan panitia. Momen ini menjadi ajang silaturahmi antaranggota KaRMaPIT yang berasal dari berbagai angkatan, berbagai komunitas dan berbagai latar belakang profesi, sekaligus memperkuat semangat persaudaraan yang selama ini menjadi ciri khas komunitas.

Selain menikmati sajian dan hiburan musik, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan oleh Kimia Farma. Fasilitas ini meliputi pemeriksaan kesehatan dasar yang dapat dimanfaatkan peserta untuk memantau kesehatan tubuh. Kehadiran layanan kesehatan tersebut disambut antusias oleh peserta.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembukaan resmi, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KaRMaPIT. Dalam sambutannya, tuan rumah, Ir. Kartika Naarwanto, menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang terus terjaga.

Sementara itu, Pembina KaRMaPIT, Eko Hadi Sutrisno atau ESHAPE, menyampaikan bahwa Kegiatan ini istimewa karena bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, Hari Kebangkitan Nasional, sekaligus HUT KaRMaPIT ke-4. Tema “Bangkit dari Rebahan, Kayuh untuk Persaudaraan” menjadi pengingat untuk kita bangkit, bergerak sehat, dan kuatkan silaturahmi

ESHAPE juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi untuk panitia, sponsor, tuan rumah, dan semua pihak yang sudah mendukung.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan KaRMaPIT yang telah memasuki usia keempat dan dengan doa harapan 4 tahun KaRMaPIT berjalan semoga semakin solid, semakin guyub, semakin migunani buat anggota dan lingkungan sekitar.

Kemeriahan acara semakin terasa saat sesi pembagian doorprize yang disambut antusias oleh para peserta. Berbagai hadiah menarik dibagikan kepada peserta, diselingi hiburan dari Mitra’s Band yang membuat suasana semakin hangat dan penuh kegembiraan.

Melalui kegiatan ini, KaRMaPIT tidak hanya merayakan hari jadinya yang keempat, tetapi juga mengajak seluruh peserta untuk memaknai semangat pendidikan dan kebangkitan nasional melalui aktivitas yang sehat, menyenangkan, dan mempererat persaudaraan. Semangat “Bangkit dari Rebahan, Kayuh untuk Persaudaraan” diharapkan terus menjadi inspirasi bagi seluruh anggota KaRMaPIT untuk tetap aktif, produktif, dan guyub dalam setiap kayuhan, gayeng dalam interaksi dan migunani untuk kehidupan sehari-hari dengan nilai-nilai GAJUL: Guyub, Adem, Jujur, Universal dan Low profile.

“Sampai jumpa di kayuhan guyub berikutnya, dulur-dulur KaRMaPIT!”


Aufi