Pelatihan Menulis bersama Andreas Maryoto: Mengabarkan Kagama pada Dunia

Hari Minggu (20/12/2020) jam 10.00 s/d 12.00 WIB berlangsung Zooming diikuti oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari pengurus Kagama Daerah / Cabang Dalam Negeri, Kagama Cabang Luar Negeri, Kagama Fakultas dan Kagama Komunitas. Sebagai narasumber utama adalah Andreas Maryoto, wartawan senior Kompas, serta Muthiah dari Tim Humas PP Kagama bertindak sebagai moderator. Ketua Bidang VII Sandhya Yuddha berkenan hadir memberikan pidato pembukaan.

Intinya adalah Humas PP Kagama mengajak segenap elemen Kagama baik di dalam negeri maupun di luar negeri untuk memberikan kontribusi pemberitaan segala kegiatannya. Informasi yang masuk akan dipilah-pilah yang kemudian akan dipublikasikan lewat media sosial di bawah pengelolaan Tim Humas PP Kagama yang meliputi Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, dan khususnya via website dengan alamat domain www.kagama.id.

Andreas Maryoto, wartawan senior Kompas

Dalam awal pemaparan Andreas mengatakan teman-teman jangan terjebak dalam cara-cara menulis tapi pahami dulu apa itu value-value media, organisasi atau lembaga. Value digembleng oleh waktu dan pengalaman. Value Kagama adalah guyub, rukun dan migunani begitu kuat dan mampu bertahan sampai saat ini. Tugas kita membawa value tersebut kepada lingkungan kita, keluarga, bangsa, dan mengabarkannya kepada dunia.

Lalu bagaimana caranya mengabarkannya? Tentu saja lewat liputan jurnalistik yang berbasis fakta. Dalam tulisan jurnalistik kita tidak boleh membuat asumsi, opini yang subyektif apalagi bersumber gosip yang tidak jelas. Cara memberitakannya ada 3 cara yaitu berita langsung (hard news), berita ringan (soft news) dan berita kisah (feature).

Berita langsung adalah berita yang berdampak besar dan harus dilaporkan secepat mungkin, dan merupakan cerita faktual tentang sebuah peristiwa yang potensial memungkinkan terjadinya analisa. Saat menyusun berita langsung, perhatikan benar-benar prinsip dasarnya yaitu 5W1H (What, Who, Where, When, Why, How) yang merupakan syarat kelengkapan berita.

Yang paling penting harus didahulukan. Di sinilah peran teknik piramida terbalik menjadi kunci. Bagian sangat penting ditulis di bagian paling atas, semakin ke bawah semakin tidak penting beritanya. Ketika sudah dikejar waktu atau keterbatasan ruang, maka bagian paling bawah yang tidak penting bisa dikorbankan, hanya mengambil informasi yang berada di bagian atas.

Lalu konteks juga penting dalam berita langsung. Untuk berita tentang Kagama secara umum memang konteksnya internal. Namun jika dirasa layak diangkat kepada publik, tidak ada salahnya dikembangkan lebih luas konteksnya kepada masyarakat dan negara, bukan hanya untuk konsumsi internal.

Bahasa yang dipakai dalam berita langsung biasanya baku dan agak kaku, karena basisnya memang fakta. Tidak boleh ada unsur subyektivitas di situ. Terakhir, kita juga harus memahami style media online lainnya, karena itu penting sekali untuk kita memberikan informasi-informasi yang tepat bagi mereka.

Selanjutnya ada berita yang berisi informasi tidak terlalu penting, hanya sekilas saja dan biasanya tidak lengkap liputannya, yang disebut berita ringan. Dari namanya bisa terbaca benar-benar memang isinya ringan, segar, ada unsur hiburan dan terkadang unik.

Yang terakhir adalah berita kisah atau feature. Cirinya tulisan biasanya panjang, dengan menonjolkan how & why. Isinya bisa kisah orang, produk, teknologi, peristiwa, dll. Teknik penulisannya dari cantolan atau sumber tertentu kemudian kita elaborasi hingga diperoleh kesimpulan. Bahasanya lebih luwes, tidak sekaku di hard news. Style penulisan bisa muncul, namun tidak beropini. Lalu berbagai gaya penulisan bisa dipakai seperti naratif dan creative writing.

Di akhir pemaparan Andreas memberikan saran buat Sobat Kagama semua, yaitu jangan bosan untuk berlatih menulis terus menerus dan jadikan menulis sebagai hobi yang menyenangkan. Dengan menulis, meski hanya di lingkungan internal Kagama, jika ditekuni akan terasa asyik karena akan menjalin pertemanan dengan banyak orang, membuka jaringan baru, dan yang penting pastilah akan mendatangkan berkah, serta kemungkinan akan berpengaruh ke karir kita.

*) Materi selengkapnya bisa dilihat di kanal Youtube Kagama Channel di sini:

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*