UGM Trail Run 2023 Akan Digelar Awal Oktober di Kawasan Wisata Kaliurang

Oleh: Humas KLUB

Bertempat di Hotel Sheraton, Yogyakarta, pada hari Jumat (1/9/2023) diselenggarakan konferensi pers dalam rangka pelaksanaan UGM Trail Run 2023. Konferensi pers dihadiri oleh para insan media, dan undangan dari beberapa komunitas lari di Yogyakarta dan sekitarnya.

Pada konferensi pers, Ketua Panitia Pelaksana UGM Trail Run 2023 yang juga merupakan Ketua Kagama Lari untuk Berbagi (KLUB), Nugroho Dewayanto, menjelaskan bahwa kegiatan UGM Trail Run 2023 telah dipastikan akan diselenggarakan pada hari Minggu, 1 Oktober 2023, dengan lokasi start dan finish di lapangan Karang Pramuka, kawasan wisata Kaliurang, Yogyakarta.

Kegiatan tersebut menargetkan peserta sekitar 1.500 pelari, yang terbagi pada tiga jarak, 5, 10 dan
21 km, untuk kategori putra dan putri. Serta dibagi lagi menjadi kelompok open dan master (di atas 40
tahun). Selain itu juga dilombakan kelompok beregu 10 km, yang khusus diikuti oleh anggota Keluarga Alumni UGM (KAGAMA).

Untuk saat ini peserta yang terdaftar sudah mencapai ±900 peserta, baik peserta domestik maupun internasional. Jumlah peserta tahun ini diperkirakan lebih banyak dari gelaran terakhir tahun 2022 lalu.

“Peserta yang mampu menyelesaikan rute dengan cepat dan tepat akan mendapatkan uang pembinaan sebagai hadiah,” ujar Nugroho.

Nugroho menambahkan, pendaftaran dibuka untuk masyarakat umum. Pendaftaran masih dibuka hingga dua minggu ke depan melalui laman pendaftaran www.ugmtrailrun.com.

Untuk lebih memberikan kenyamanan dan keamanan dalam menikmati sensasi lari lintas alam atau trail running di kawasan wisata Kaliurang ini, pihak panitia penyelenggara bekerjasama dengan UGM, alumni UGM, BPBD DIY, BASARNAS, BPPTKG Merapi, dan juga pihak Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Pihak panitia penyelenggara memastikan rute yang dilalui sudah aman dan akan dikawal oleh marshall yang berpengalaman serta seluruh peserta UGM Trail Run 2023 tercover oleh asuransi.

Mengingat sebagian dari rute lomba adalah kawasan rawan bencana, sekaligus dalam lingkungan kawasan TNGM, sehingga keterlibatan dari pihak-pihak yang berkepentingan tersebut akan sangat
membantu panitia dalam menjaga keamanan dan keselamatan peserta. Keterlibatan Balai TNGM
sekaligus menegaskan misi acara ini dalam melakukan edukasi kepada masyarakat khususnya terkait
dengan usaha-usaha konservasi yang dilakukan oleh TNGM