Semangat petualangan berpadu dengan pengabdian menjadi warna utama peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Kagama 4×4 Adventure yang digelar pada 26–28 Juni 2026 di kawasan lereng Gunung Ciremai, tepatnya di Camping Ground Pasir Batang, Kabupaten Kuningan–Majalengka, Jawa Barat. Mengusung semangat persaudaraan lintas generasi, puluhan alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) berkumpul untuk merayakan perjalanan komunitas sekaligus meneguhkan komitmen bahwa setiap langkah petualangan harus memberi manfaat bagi masyarakat.
Kagama 4×4 Adventure merupakan komunitas pegiat otomotif alam bebas bagi alumni UGM yang berdiri pada 27 Maret 2021 di bawah naungan Pengurus Pusat KAGAMA. Anggotanya berasal dari berbagai latar belakang profesi dan lintas angkatan, mulai dari alumni muda angkatan 2000-an hingga para senior angkatan 1970-an. Perbedaan usia justru menjadi kekuatan yang menyatukan semangat kebersamaan dalam menjelajah alam sekaligus mengabdi kepada masyarakat.
Dalam lima tahun terakhir, komunitas ini secara konsisten menyelenggarakan sedikitnya tiga agenda besar setiap tahun. Kegiatannya meliputi penyelenggaraan lomba off-road berskala nasional yang terbuka untuk umum, ekspedisi overlanding ke berbagai pelosok Nusantara, hingga berpartisipasi dalam berbagai event off-road yang digelar komunitas lain. Namun lebih dari sekadar menaklukkan medan ekstrem, setiap perjalanan selalu dibarengi aksi sosial sebagai implementasi nilai-nilai yang diwariskan Universitas Gadjah Mada.

“Sejak awal berdiri kami bersepakat bahwa setiap kegiatan tidak boleh berhenti pada hobi semata. Harus ada manfaat yang dirasakan masyarakat. Itulah cara kami memaknai nilai-nilai UGM dan semangat Hymne Gadjah Mada dalam setiap perjalanan,” ujar Ketua Kagama 4×4 Adventure Heri Budiarso.
Perayaan HUT ke-5 diawali dengan kegiatan mini-overlanding melintasi jalur Punggung Naga hingga Tanjakan Kadut yang dikenal sebagai salah satu lintasan menantang di kawasan Gunung Ciremai. Jalur berbatu, tanjakan curam, serta panorama pegunungan yang memukau menjadi pengalaman tersendiri bagi seluruh peserta sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota.
Momentum tersebut turut dihadiri Ketua Bidang Olahraga dan Seni Budaya PP KAGAMA, Belinda A. Margono, serta dua tokoh sekaligus pendiri Indonesia Off-road Federation (IOF), Yuma Wiranatakusumah (Yuma WK) dan Wijaya Kusuma Subroto (Jaya). Kehadiran mereka menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi Kagama 4×4 Adventure dalam membangun komunitas yang aktif, solid, dan memiliki kepedulian sosial.
Belinda A. Margono menilai Kagama 4×4 Adventure telah menunjukkan bahwa komunitas alumni mampu menjadi wadah yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Komunitas ini membuktikan bahwa semangat KAGAMA tidak berhenti pada kebersamaan antarsesama alumni. Melalui berbagai kegiatan sosial yang selalu menyertai setiap perjalanan, Kagama 4×4 Adventure telah menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Inilah wajah KAGAMA yang membanggakan.”
Senada dengan itu, Yuma Wiranatakusumah mengapresiasi perjalanan lima tahun Kagama 4×4 Adventure yang dinilainya mampu menjadi contoh komunitas off-road yang bertanggung jawab.

“Off-road bukan sekadar soal kemampuan menaklukkan medan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana komunitas mampu menjaga alam, menghormati masyarakat setempat, dan meninggalkan manfaat. Kagama 4×4 Adventure telah menunjukkan nilai itu dengan sangat baik.”
Sementara itu, Wijaya Kusuma Subroto menilai konsistensi komunitas selama lima tahun terakhir menjadi modal penting untuk terus berkembang.
“Tidak mudah menjaga semangat komunitas tetap hidup selama lima tahun. Yang membuat Kagama 4×4 Adventure istimewa adalah kebersamaan lintas generasi dan komitmen sosial yang selalu hadir dalam setiap kegiatan. Saya berharap semangat ini terus diwariskan kepada generasi berikutnya.”
Selain prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur, suasana malam keakraban semakin meriah melalui hiburan musik dan pembagian doorprize bagi seluruh peserta. Namun, puncak makna peringatan HUT kali ini justru diwujudkan melalui aksi nyata bagi masyarakat sekitar.
Sebagai bentuk kepedulian, Kagama 4×4 Adventure melaksanakan perbaikan jalan sepanjang sekitar 80 meter di Kampung Karang Sari, Desa Pasir Batang, Kecamatan Darma. Komunitas juga menyelenggarakan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut bagi anak-anak serta para ibu, disertai pembagian bingkisan tali kasih kepada warga.
Bagi Kagama 4×4 Adventure, jejak kendaraan di jalur off-road hanyalah bagian kecil dari sebuah perjalanan. Yang jauh lebih penting adalah jejak manfaat yang ditinggalkan bagi masyarakat. Memasuki usia lima tahun, komunitas ini terus membuktikan bahwa petualangan, persaudaraan, dan pengabdian dapat berjalan beriringan.
“Bakti kami untuk almamater dan bangsa tercinta.”












