
Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (PP KAGAMA) terus memperkuat kolaborasi dalam membangun identitas budaya kampus. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan resmi Tari Guyub Nusantara dari PP KAGAMA kepada UGM sebagai salah satu warisan budaya yang diharapkan menjadi identitas khas Universitas Gadjah Mada dalam berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik.
Penyerahan Tari Guyub Nusantara merupakan tindak lanjut dari kolaborasi yang telah dibangun sejak tahun 2025 antara PP KAGAMA dan UGM dalam mendukung visi Universitas Gadjah Mada sebagai kampus budaya. Inisiatif ini lahir dari semangat untuk menghadirkan sebuah karya seni yang tidak hanya menjadi media ekspresi budaya, tetapi juga mampu merepresentasikan nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi jati diri keluarga besar Gadjah Mada, yakni kebersamaan, gotong royong, keberagaman, inklusivitas, serta semangat mengabdi kepada bangsa dan negara.
Tari Guyub Nusantara sendiri merupakan sebuah karya tari berdurasi kurang lebih lima menit yang memadukan unsur gerak tradisional dari berbagai daerah di Indonesia dengan sentuhan koreografi yang dinamis dan modern. Konsep tersebut menggambarkan semangat persatuan dalam keberagaman yang selama ini menjadi kekuatan bangsa Indonesia sekaligus mencerminkan karakter Universitas Gadjah Mada sebagai perguruan tinggi nasional yang dihuni oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta alumni yang berasal dari seluruh penjuru Nusantara.
Sebelum secara resmi diserahkan kepada UGM, Tari Guyub Nusantara telah diperkenalkan kepada masyarakat dalam rangkaian kegiatan Nitilaku yang diselenggarakan pada 14 Desember 2025. Peluncuran oleh Rektor UGM dan Ketua Umum PP KAGAMA tersebut menjadi momentum awal diperkenalkannya tarian khas Gadjah Mada kepada publik, sekaligus memperoleh apresiasi dari berbagai kalangan karena dinilai mampu merepresentasikan semangat kebersamaan keluarga besar UGM melalui bahasa seni dan budaya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan karya tersebut, PP KAGAMA kemudian secara resmi menyerahkan Tari Guyub Nusantara kepada Universitas Gadjah Mada agar dapat dimanfaatkan, dilestarikan, dan dikembangkan secara berkelanjutan. Dengan penyerahan ini, Tari Guyub Nusantara diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari seremoni tertentu, tetapi juga dapat ditampilkan dalam berbagai agenda resmi universitas, seperti kegiatan penerimaan mahasiswa baru, wisuda, peringatan dies natalis, temu alumni, kegiatan kebudayaan, hingga forum-forum nasional maupun internasional yang melibatkan sivitas akademika dan alumni UGM.
Sebagai implementasi awal kolaborasi tersebut, PP KAGAMA dan UGM berkoordinasi untuk menampilkan Tari Guyub Nusantara pada Upacara Pembukaan PIONIR Gadjah Mada Tahun 2026 yang berlangsung pada Senin, 3 Agustus 2026, di Lapangan Pancasila UGM. Penampilan ini menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian penyambutan mahasiswa baru sebagai simbol diterimanya para mahasiswa baru ke dalam keluarga besar Universitas Gadjah Mada yang menjunjung tinggi nilai kebangsaan, kebudayaan, dan semangat guyub.
Di hadapan ribuan mahasiswa baru, pimpinan universitas, sivitas akademika, alumni, serta tamu undangan, Tari Guyub Nusantara dibawakan oleh para mahasiswa tahun pertama dan kedua, dalam balutan wastra nusantara modifikasi yang menggambarkan harmonisasi dalam keberagaman, kekompakan, semangat persatuan, sekaligus menggambarkan jati diri keluarga besar Universitas Gadjah Mada. Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan dalam pembukaan PIONIR, tetapi juga menjadi media edukasi budaya bagi mahasiswa baru. Melalui Tari Guyub Nusantara, mahasiswa diperkenalkan pada nilai-nilai yang menjadi karakter khas UGM, yaitu semangat untuk belajar bersama, berkarya bersama, serta mengabdi kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama, budaya, maupun daerah asal.
Kolaborasi antara PP KAGAMA dan UGM dalam pengembangan Tari Guyub Nusantara juga menjadi bukti nyata peran strategis alumni dalam mendukung kemajuan almamater. Sinergi yang terbangun tidak hanya diwujudkan melalui dukungan terhadap bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga melalui pelestarian seni dan budaya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan karakter sivitas akademika.
Melalui langkah ini, PP KAGAMA berharap Tari Guyub Nusantara mampu menjadi simbol pemersatu keluarga besar Universitas Gadjah Mada, memperkuat rasa memiliki terhadap almamater, serta menjadi media diplomasi budaya yang memperkenalkan nilai-nilai Gadjah Mada kepada masyarakat luas. Di sisi lain, Universitas Gadjah Mada berkomitmen untuk terus mengembangkan dan memanfaatkan Tari Guyub Nusantara dalam berbagai kegiatan resmi sebagai bagian dari upaya memperkokoh identitas UGM sebagai universitas nasional yang berakar kuat pada budaya Indonesia.
Dengan semangat kolaborasi antara alumni dan almamater, Tari Guyub Nusantara diharapkan terus tumbuh menjadi warisan budaya yang hidup, tidak hanya menghiasi berbagai seremoni kampus, tetapi juga menjadi representasi nilai-nilai luhur Gadjah Mada yang senantiasa menginspirasi setiap generasi untuk berkarya, bersinergi, dan mengabdi bagi kemajuan Indonesia.








