Sarasehan Kagama Buah dan Hortikultura Membahas Rencana Program Kerja

Sabtu (22/8/2020) Komunitas Kagama Buah dan Hortikultura (KABUHOR) menyelenggarakan sarasehan di Studio “Sabtu Minggu”, Banyuraden, Gamping, Sleman. Acara dihadiri oleh 24 orang dari Yogya, Solo dan Semarang dengan menerapkan protokol covid-19 yaitu semuanya memakai masker dan jaraknya diatur. Anggota KABUHOR dari berbagai fakultas dan angkatan ini kompak dalam membangun komunitas karena kesamaan hobi. Hobi bukan berarti ahli dan profesional, dengan berbagai tingkatan pengalaman dan capaian, anggota KABUHOR memiliki ketertarikan dalam hal tanam-menanam tanaman buah dan hortikultura.

Sarasehan KABUHOR ini merupakan pertemuan yang ketiga. Dambung (FGEO ’85) dan keluarga sebagai tuan rumah menyambut kedatangan peserta dengan penuh suka cita. Rumah jawa klasik, halaman yang asri, dan hidangan  istimewa masakan Bu Dambung beserta putra-putrinya menjadikan suasana yang nyaman penuh kekeluargaan. Wiwik Wijayahadi (FPN ’88) selaku ketua KABUHOR dalam sambutannya menyampaikan harapannya bahwa KABUHOR akan menjadi komunitas yang bermanfaat bagi anggota KABUHOR maupun masyarakat secara umum. KABUHOR sebagai sarana untuk silaturahmi dan belajar bersama dalam mengembangkan budidaya tanaman buah dan hortikultura.

Secara resmi KABUHOR dibentuk pada tanggal 7 Maret 2020 yang kemudian diikuti dengan pembentukan kepengurusan. Pada pertemuan ini diperkenalkan dan disepakati kepengurusan secara lengkap sebagai berikut :

Pelindung  : Prof. Dr. Paripurna P. Sugarda, S.H., M.Hum., LL.M

Dewan Penasehat :
1. Prof. Arwiyanto Triwidodo
2. Sulastama Raharja
3. Dr. Ir. Rachmad Gunadi, M.Si.
4. Dr. Ir. Jaka Widada, M.P.

Pengurus KABUHOR

Ketua                  : Wiwik Wijayahadi (FPN 1988)
Wakil Ketua       : Sigit Rahadi (FBio 1983)
Sekretaris I        : Wahyu Tri Widayanti (FKT 1990)
Sekretaris II       : Yoeke Kusumayanti (FPN 1991)
Bendahara I       : Elizabeth Irawati (FPN 1986)
Bendaharan II  : Dwi Estri Setyoningsih (FIB 1993)

Humas dan Informasi
Koordinator       : Sri Rida Farina (FPN 1986)
Anggota              : Ainun Krisnowati ( FEB 1996 )

Bidang Pendidikan dan Pelatihan
Koordinator      : Gati Andoko (FIB 1986)
Anggota 1          : Ardiati Bima (FPN 1986)
Anggota 2          : Iqmal Tahir (MIPA 1987)
Anggota 3          : Dambung (FGeo ’85)

Bidang Budidaya
Koordinator      : Titik Handayani (FPN 2001)
Anggota 1          : Ani Haryati (FPN 1986)
Anggota 2          : Tri Dewi Artati (FPN 1986)

Bidang Pengelolaan Pasca Panen
Koordinator      : Ika Haryuna (Sospol 1996)
Anggota 1          : Ika Puspitasari( Farmasi 1990)
Anggota 2          : Rini Yanti (FTP 1995)

Bidang Wirausaha dan Pendanaan
Koordinator      : Andito Purnomo (FIB 1991)
Anggota 1          : Budi Asmarawati (FE 1985)
Anggota 2          : Anastasia Ratnaningsih (FK 1986)

Bidang Sosial dan Kemasyarakatan
Koordinator      : Beni Sulistiono (FK 2001)
Anggota 1          : Sri Wahyuningsih (FKG 1993)
Anggota 2          : Antonius Totok Sugiyarto (Teknik Sipil 1997)

Bidang Umum
Koordinator      : FX Hersanto Suharbono (FKH 1991)
Anggota             : Efi Entik Dyah Prihastuti (FNE 1985)

Sarasehan menghimpun gagasan dari anggota KABUHOR, aktivitas apa yang bisa dilaksanakan sejalan dengan program kerja KABUHOR dan sumberdaya yang ada. Beberapa gagasan yang dapat dirumuskan adalah :

1. Optimasi pemanfaatan lahan untuk aktivitas produktif

  • Memanfaatkan lahan milik di sekitar rumah masing-masing.
  • Memilih jenis tanaman yang memiliki daya tarik yang baik dan atau bernilai komersial.
  • Budidaya tanaman anggur, jeruk, pisang, dll.
  • Menyelenggarakan pelatihan-pelatihan untuk mendukung budidaya tanaman buah dan holtikultura.

2. KABUHOR bersinergi dengan KCKP (Kagama Care Ketahanan Pangan)

  • Aktivitas ini dilaksanakan untuk mendukung aktivitas yang sudah dilaksanakan oleh KCKP dalam hal budidaya tanaman pangan.
  • KABUHOR memberikan bantuan teknis melalui pelatihan-pelatihan untuk mendukung budidaya tanaman pangan,  dengan berbasis pada kebutuhan mitra.

3. Pembentukan unit usaha produktif

  • Program ini diharapkan memberikan manfaat baik secara finansial maupun kompetensi baik bagi member KAGAMA maupun masayarakat umum.
  • Unit usaha produktif ini dilaksanakan di lahan Sultan Ground / tanah kas desa/dll dengan sistem sewa.
  • Permodalan untuk membangun unit usaha produktif ini dibangun dengan sistem saham.

Sarasehan berjalan dengan lancar dari awal hingga berakhirnya acara. Peserta dengan gembira kembali ke rumah masing-masing dengan membawa doorprize yang dihimpun dari anggota KABUHOR secara sukarela. Total ada 36 doorprize dengan beragam jenis barang: bibit tanaman buah (pisang, mangga, apokat), bibit tanaman hias (hoya, mawar), gunting tanaman, kaos, kerudung, dan  minigold (emas kadar 24 karat). Doorprize diundi dalam 2 kali putaran di antara sela-sela waktu sarasehan berlangsung, sehingga menambah meriahnya acara.

Rencana tindak lanjut dari pertemuan ini, akan segera dilaksanakan rapat pengurus untuk membahas rencana pembentukan unit usaha produktif. Waktu pertemuan KABUHOR berikutnya akan dilaksanakan akhir bulan Oktober 2020 di rumah Destina Kawanti, dengan agenda pelatihan budidaya tanaman anggur.

Event Akan Datang

Urban Farming

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*