“Makaryo Bareng Mikir Negoro”, KAGAMAHUT Satukan Alumni Lintas Generasi dalam Halal Bihalal 1447 H

Oleh : Humas Kagamahut

Pengurus Pusat KAGAMAHUT sukses menyelenggarakan kegiatan “Halal Bihalal & Ngobras 1447 H” pada Selasa, 14 April 2026 di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat jejaring alumni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada lintas generasi.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Umum PP KAGAMAHUT, Dr. Dwi Januanto Nugroho, S.Hut., M.B.A. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum untuk “ngumpulke balung pisah”—menghimpun kembali persaudaraan yang terpisah oleh ruang dan waktu, sekaligus mempererat kembali ikatan batin antar alumni. Ia menekankan bahwa silaturahmi harus melampaui nostalgia, dan perlu diwujudkan dalam sinergi serta karya nyata.

Mengangkat tema “Makaryo Bareng Mikir Negoro”, Ketua Umum PP KAGAMAHUT menegaskan bahwa jati diri alumni kehutanan UGM tidak hanya terletak pada kebersamaan, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi bangsa. Alumni, menurutnya, memiliki peran strategis di berbagai bidang—baik sebagai pengambil kebijakan, akademisi, profesional, hingga pelaku usaha—namun tetap memiliki satu kesamaan nilai, yaitu semangat untuk berpikir dan berkontribusi bagi kepentingan yang lebih luas.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa KAGAMAHUT harus terus menjadi rumah bersama yang tidak hanya menjaga kehangatan persaudaraan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi lintas generasi dan lintas profesi. Dalam menghadapi tantangan kehutanan yang semakin kompleks, dibutuhkan kerja bersama, saling menguatkan, serta komitmen untuk menjadikan ilmu dan pengalaman sebagai manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Ia juga menegaskan bahwa sebagai alumni, setiap individu memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa pengetahuan dan jejaring yang dimiliki tidak berhenti pada pencapaian pribadi, melainkan mampu memberikan dampak yang lebih luas. Semangat “guyub, rukun, dan migunani” menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan kontribusi tersebut.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, S.Hut. yang menekankan bahwa halal bihalal merupakan kekuatan sosial yang mampu mempererat persaudaraan sekaligus menjadi modal penting dalam membangun kolaborasi. Ia juga menyoroti peran strategis KAGAMAHUT sebagai bagian dari KAGAMA dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat, serta pentingnya peran alumni kehutanan dalam menjaga keberlanjutan hutan dan lingkungan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi inti Ngobras (Ngobrol Bareng Senior) yang menghadirkan narasumber Ir. K.R.T. H. Darori Wonodipuro, M.M., IPU., Ir. Purwadi Soeprihanto, S.Hut., M.E., IPU., serta Dr. (HC). Ir. Wahjudi Wardojo, M.Sc. dan Ir. Sigit Sunarta, S.Hut., M.P., M.Sc., Ph.D., IPU. selaku Dekan Fakultas Kehutanan UGM. Diskusi dipandu oleh Dr. Ir. Johan Setiawan, S.Hut., M.Sc., IPU.

Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif, membahas berbagai isu strategis kehutanan, mulai dari kebijakan, pengelolaan hutan berkelanjutan, hingga konservasi sumber daya alam. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif alumni lintas generasi yang hadir.

Selain sesi diskusi, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan spesial dari Indra Prasta, vokalis dan gitaris grup musik The Rain sekaligus alumni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1998, yang menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Kegiatan yang dihadiri oleh alumni lintas angkatan ini berlangsung dengan penuh keakraban hingga akhir acara, serta semakin semarak dengan pembagian doorprize menarik.

Melalui kegiatan ini, KAGAMAHUT kembali menegaskan komitmennya sebagai wadah yang mampu menghimpun dan menggerakkan potensi alumni untuk terus ”makaryo bareng, mikir negoro”, serta menjaga persaudaraan yang guyub, rukun, dan migunani bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*