Ada Misi Penghijauan Kota Pontianak di Balik Vaksinasi Massal Covid-19 yang Digelar Kagama Kalbar

Rabu (20/10/2021) Kagama Kalbar bersinergi dengan Dinas Kesehatan Pontianak menggelar vaksinasi massal Covid-19 di Pontianak Convention Center (PCC). Kegiatan tersebut rupanya banyak mengundang atensi masyarakat, dihadiri sekitar 800 orang.

Wakil ketua panitia acara, Louise Wulandari mengatakan inisiatif mengadakan vaksinasi tercetus saat acara tatap muka daring lewat Zoom. Pada saat jumpa daring tersebut diketahui vaksinasi untuk masyarakat Pontianak belum sesuai target. Lalu setelah itu Kagama Kalbar berupaya memberdayakan link-link sesama Kagama pada berbagai sektor di seluruh Kalbar, dan akhirnya terlaksana vaksinasi massal seperti yang direncanakan.

Sigit Wahyudi, ketua penyelenggara kegiatan mengatakan, digelarnya acara ini karena Kagama Kalbar ingin membantu pemerintah menyukseskan dan menjaring calon-calon peserta yang ingin vaksinasi. Harapannya, menurut Sigit, target vaksinasi di Kalbar, khususnya di Pontianak cepat terpenuhi.

”Kagama Kalbar membantu untuk mempublikasikan, dan melakukan sosialiasi vaksin kepada masyarakat. Diharapkan masyarakat tergugah dan mempunyai kemauan untuk divaksin,” ujar Sigit.

Sigit sangat merasa senang karena antusias masyarakat cukup tinggi, peserta vaksin yang datang sekitar 800 orang. Untuk tetap menjaga prokes, panitia menerapkan aturan dalam antrean untuk mencegah kerumunan. Setiap satu sesi hanya dilakukan untuk 250 peserta vaksinasi saja. Satu jam kemudian dilanjutkan sesi berikutnya untuk jumlah yang sama, sampai semua peserta terlayani dengan baik.

Sigit menambahkan, usai vaksinasi setiap peserta mendapatkan suvenir berupa satu bibit tanaman. Sebanyak 1200 bibit disiapkan dari sumbangan BPDAS juga dari ‘Bibitqu’ milik Kagama Kehutanan Kalbar. Hal ini juga salah satu upaya Kagama Kalbar untuk terlibat dalam penghijauan Kota Pontianak.

“Kami membagikan bibit tanaman jambu, mangga, durian, petai, ketapang, tabebuya, dll. Dengan pembagian bibit, diharapkan tumbuh kesadaran di masyarakat untuk menanam bibit tersebut di rumahnya masing-masing.” pungkas Sigit. 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*