Bersama Kagama Bersenandung dan Komunitas Literasi Desa Tumbuh

Bersama Kagama Bersenandung dan Komunitas Literasi Desa Tumbuh
Oleh: Aufa Lufhf A.V

Hujan deras membasahi Yogyakarta di Sabtu pagi, 27 Desember 2025. Namun tak sedikit pun mengurangi antusiasme untuk berbagi bersama anak-anak dan para ibu di komunitas Literasi Desa Tumbuh (LDT). Ditemani sejuknya udara dan aroma tanah basah khas pedesaan, KAGAMA Bersenandung melakukan beberapa kegiatan untuk menyambut Hari Ibu sebagai wujud migunani pada sekitar. Beberapa kegiatan dilakukan seperti Gerak dan Lagu Dolanan Anak, Mengenal Toy Photography serta Baking Seru bersama beberapa pengurus dan anggota KAGAMA Bersenandung.

Gerak dan Lagu Dolanan Anak
Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya terutama lagu dolanan anak berbahasa Jawa. Dalam pelaksanaannya, KAGAMA Bersenandung mengajak mereka mengikuti gerakan sambil bernyanyi, sebuah aktivitas menyenangkan yang menghadirkan suasana ceria khas anak-anak yang sarat dengan nilai pembelajaran. Padang Bulan, Gundul-Gundul Pacul, dan Cublak-Cublak Suweng dinyanyikan penuh keceriaan dengan gerakan tangan dan tubuh yang sederhana namun membuat suasana semakin hangat. Dengan penuh percaya diri, anak-anak tampil bersama, ada yang menari dengan gerakan lucu, ada pula yang bergerak dengan penuh semangat. Aktivitas ini membuat mereka tidak hanya bermain, tetapi juga bernyanyi, dan mengingatkan mereka akan lagu tradisional anak di tengah gempuran lagu yang kurang sesuai dengan usianya. Bergerak bebas, mengekspresikan diri, bersenda gurau, gelak tawa, saling menimpali dengan celetukan khas anak-anak yang lucu dan menggemaskan, dipandu oleh kakak-kakak dari KAGAMA Bersenandung membuat energi dan keceriaan mereka semakin terlihat.

Mengenal Toy Photography
Kegiatan toy photography ini bertujuan mengajak anak-anak supaya bijak menggunakan ponsel untuk sesuatu yang lebih kreatif, bermanfaat, dan bernilai seni. Dalam pelaksanaannya, mereka diajak mengenal fungsi dasar kamera pada ponsel. Belajar juga untuk menentukan sudut pengambilan gambar, pengaturan jarak, dan bagaimana cara menangkap momen dari obyek mainan yang ada. Mainan sederhana pun lalu berubah menjadi obyek foto yang menarik, penuh warna, dan bisa bercerita. Setelah bebas bereksperimen dan mencoba berbagai sudut, kemudian hasil foto mereka dilombakan untuk mendapat hadiah menarik. Lebih dari sekadar belajar fotografi, kegiatan ini membawa pesan penting bahwa ponsel tidak hanya bisa digunakan untuk sekedar bermain game. Dengan pemanfaatan yang tepat, teknologi dapat menjadi sarana belajar, berekspresi, dan mengasah kemampuan visual anak-anak. Fotografi menjadi media yang menyenangkan untuk mengajak anak berpikir kreatif dan melihat potensi positif dari teknologi yang ada.

Baking Seru
Kegiatan baking seru kali ini untuk para ibu, dengan mengajarkan cara membuat soft cookies sebagai snack atau makanan ringan yang sehat untuk anak. Diawali dengan berbagi resep lalu dilanjutkan dengan membuatnya secara mandiri sesuai takaran yang telah diberikan. Mulai dari mencampur bahan, membentuk adonan lalu menghasilkan bulatan-bulatan kecil lunak, hingga memanggang. Suasana hangat dan semangat muncul ketika para ibu berhasil membuat makanan ringan yang lezat untuk disajikan. Paduan bahan sederhana dengan sentuhan tangan sang bunda yang akhirnya dapat dinikmati bersama keluarga. Bagi sebagian ibu, kegiatan ini dapat dijadikan ide untuk membuat makanan ringan sendiri di rumah, sehingga diharapkan akan lahir semangat baru untuk membuka peluang usaha rumahan.

Kegiatan seru dari Kagama Bersenandung ini memberikan kesan yang mendalam bagi semua. Anak-anak, para ibu komunitas LDT, dan pengurus serta anggota KAGAMA Bersenandung berbaur menjadi satu menciptakan suasana harmonis yang migunani dan menyenangkan. Hari ibu ini akhirnya bisa menjadi sinergi, bentuk komunikasi yang harmonis antara ibu dan anak-anaknya, dan tahun 2025 akhirnya ditutup dengan bakti sosial yang tidak sekedar berkegiatan namun bermakna dalam. Bahwa sebenarnya banyak hal kecil dan sederhana yang dapat dilakukan, bahkan derasnya hujan tak menghentikan langkah untuk memberi semangat para Ibu di bulan Desember yang akan segera ditinggalkan. Sampai jumpa di agenda KAGAMA Bersenandung selanjutnya.

Selamat Hari Ibu untuk ibu-ibu hebat, dan Selamat Tahun Baru!