Halalbihalal dan Rakerda KAGAMA Babel: Konsolidasi Alumni untuk Kontribusi Nyata di Negeri Serumpun Sebalai

Halalbihalal dan Rakerda KAGAMA Babel: Konsolidasi Alumni untuk Kontribusi Nyata di Negeri Serumpun Sebalai

Bangka — Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Pengurus Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar Halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) periode 2026–2030 di kawasan Pantai Cemara, Kabupaten Bangka, Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi alumni untuk memperkuat peran dan kontribusi nyata bagi masyarakat di Negeri Serumpun Sebalai.

Puluhan alumni KAGAMA Bangka Belitung hadir bersama keluarga dalam suasana akrab dan terbuka. Selain menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk merumuskan arah strategis organisasi lima tahun ke depan, dengan menekankan kebermanfaatan alumni bagi daerah dan lingkungan sekitarnya.

Ketua Pengda KAGAMA Bangka Belitung Fery Afriyanto menegaskan bahwa alumni UGM memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan di ruang-ruang sosial dan profesional. “Alumni KAGAMA Bangka Belitung diharapkan dapat bermanfaat dan berkontribusi positif di mana pun berada, terutama bagi mereka yang saat ini mengemban amanah kepemimpinan,” ujarnya.

Menyusun Program Strategis Lima Tahun

Rakerda 2026–2030 dipimpin langsung oleh Sekretaris Umum KAGAMA Babel Joko Triadhi, yang memaparkan evaluasi sekaligus rencana penguatan program pengabdian alumni. Sejumlah kegiatan yang telah berjalan pada periode sebelumnya diproyeksikan untuk terus dilanjutkan dan diperluas, antara lain donor darah, pendampingan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UGM, penanaman lahan kritis, pelatihan tenaga kerja, serta bantuan akses internet untuk wilayah terpencil di Bangka Belitung.

Selain itu, Rakerda juga menghasilkan sejumlah usulan program baru yang dinilai strategis dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Di antaranya adalah pengenalan budaya Bangka Belitung dalam agenda Nitilaku UGM, perluasan kegiatan donor darah ke kabupaten lain, pembangunan basis data alumni, sertifikasi halal gratis, hingga pengembangan podcast dan forum diskusi publik sebagai ruang pertukaran gagasan. Seluruh program tersebut dirancang dengan memaksimalkan potensi sumber daya manusia alumni serta jejaring Universitas Gadjah Mada di sektor pemerintahan dan swasta.

“KAGAMA Babel ingin memastikan setiap program tidak berhenti pada wacana, melainkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Joko Triadhi dalam forum Rakerda.

Silaturahmi yang Menguatkan Jejaring Sosial

Rangkaian Halalbihalal berlangsung dalam suasana cair, diisi dialog antargenerasi alumni, ramah tamah, serta kebersamaan keluarga besar KAGAMA Babel. Lokasi Pantai Cemara dipilih bukan sekadar latar alam, melainkan simbol kedekatan alumni dengan konteks ekologis dan sosial Bangka Belitung.

Beberapa peserta menilai, format kegiatan yang memadukan silaturahmi dan perumusan program kerja membuat KAGAMA Babel tidak terjebak pada seremoni, melainkan bergerak pada kerja-kerja kolektif yang terukur dan berkelanjutan.

Menuju KAGAMA Babel yang Migunani

Melalui Halalbihalal dan Rakerda ini, KAGAMA Bangka Belitung menegaskan komitmennya sebagai organisasi alumni yang guyub, rukun, dan migunani—tidak hanya solid secara internal, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Fery Afriyanto menutup rangkaian kegiatan dengan menekankan pentingnya kesinambungan kolaborasi. “Jejaring alumni adalah kekuatan besar. Jika dirawat dengan baik dan diarahkan pada kepentingan publik, kontribusi KAGAMA akan semakin dirasakan,” ujarnya. [bangka.tri…unnews.com], [beritacmm.com]