Ribuan Alumni UGM Rayakan Syawalan di IKN, Teguhkan Dharma Bakti bagi Nusantara

Ribuan Alumni UGM Rayakan Syawalan di IKN, Teguhkan Dharma Bakti bagi Nusantara

IKN – Aura kebersamaan dan semangat pengabdian membuncah di jantung Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebanyak 1.200 alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) dari berbagai penjuru Kalimantan Timur dan provisi sekitar tumpah ruah dalam gelaran bertajuk “Syawalan Kagama Trah Nusantara” yang berlangsung pada Sabtu dan Minggu (18-19 April 2026).

Acara yang diinisiasi oleh Pengurus Daerah (Pengda) Kagama Kalimantan Timur ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa. Kehadiran ribuan alumni ini menjadi simbol dukungan nyata bagi pembangunan IKN sekaligus merajut kembali simpul persaudaraan setelah perayaan Idul Fitri.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Sabtu sore dengan agenda “Sunset On Street”. Para peserta dimanjakan dengan suasana syahdu matahari terbenam di Taman Kusuma Bangsa, Plaza Seremoni, dan Nusantara Park. Alunan musik panggung dan deretan jajanan khas dari puluhan UMKM kuliner binaan Otorita IKN (OIKN) menambah kehangatan suasana malam di ibu kota baru tersebut.

Memasuki hari kedua, Minggu pagi, suasana berubah menjadi khidmat. Para alumni mengawali hari dengan Sholat Subuh berjamaah di Masjid Negara bersama Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Kagama sekaligus Kepala OIKN, M. Basuki Hadimuljono. Momen yang paling dinantikan adalah kesempatan langka bagi para alumni untuk jalan olah raga pagi menikmati “sunrise”, kemudian mengunjungi langsung lingkungan Istana Negara dan melihat dari dekat kemegahan Istana Garuda yang ikonik.

Setelah puas mengeksplorasi simbol kedaulatan negara tersebut, rombongan besar ini dimobilisasi menggunakan bus shuttle menuju area Glamping IKN untuk melangsungkan inti acara Syawalan. Di sana, prosesi formal diawali dengan Pengukuhan Pengurus Cabang (Pengcab) Kagama Kutai Kartanegara periode 2025-2030 oleh Basuki Hadimuljono sebelum akhirnya berlanjut ke acara ramah tamah yang santai dan penuh tawa dan senandung tembang kenangan dari masa perkuliahan hingga trending saat ini.

Dalam sambutannya, Basuki Hadimuljono mengajak para alumni untuk tidak hanya terpukau pada pembangunan fisik IKN, tetapi juga meresapi makna kontribusi bagi bangsa. Ia secara spontan melantunkan bait-bait Hymne Gadjah Mada yang segera disambut koor massal oleh ribuan hadirin.

“Bagi kami almamater kuberjanji setia
Kupenuhi dharma bakti tuk Ibu Pertiwi
Di dalam persatuanmu jiwa seluruh bangsaku
Kujunjung kebudayaanmu kejayaan Nusantara”

“Pesan saya, tolong dicamkan betul lirik dalam hymne kita. Di sana terkandung muatan filosofis bagaimana alumni UGM harus tetap menjaga diri dalam langkah berkontribusi untuk bangsa,” tegas Basuki. Ia mengingatkan kembali janji setia pada almamater untuk memenuhi dharma bakti bagi Ibu Pertiwi dan kejayaan Nusantara.

Senada dengan hal itu, Ketua Pengda Kagama Kaltim, Fauzul Idhi, mengungkapkan rasa bangganya melihat banyaknya alumni UGM yang kini telah berkiprah langsung dalam pembangunan IKN. “Event ini merupakan kolaborasi antara Pengda Kaltim dan Kagama IKN yang baru terkonsolidasi. Semoga dalam waktu dekat Pengda atau Pengcab Kagama IKN dapat terbentuk secara resmi,” ujarnya.

Kesuksesan acara dengan jumlah massa yang besar ini tentu memerlukan koordinasi logistik yang matang. Koordinator Panitia, Yuniar Surindrasworo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya bagi para peserta, baik yang dari dekat Balikpapan, Penajam, Samarinda, dan terutama yang datang dari daerah jauh seperti Berau, Kutai Timur, Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, hingga Mahakam Ulu.

“Atas dukungan OIKN, panitia dapat memfasilitasi akomodasi di IKN bagi peserta dari luar kota yang jauh hadir. Selain itu, melalui koordinasi dengan stakeholder jalan tol fungsional IKN, ratusan kendaraan anggota Kagama mendapatkan akses khusus dari Balikpapan menuju IKN pulang pergi selama dua hari ini,” terang Yuniar.

Ia menambahkan bahwa acara ini juga sengaja dirancang untuk menghidupkan ekosistem UMKM lokal di sekitar IKN. Kehadiran ribuan orang ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pelaku usaha kecil di kawasan tersebut.


Acara Syawalan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian doorprize, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh alumni. Kagama tidak hanya menunjukkan kekompakan sebagai sebuah organisasi, tetapi juga membuktikan kesiapan mereka untuk menjadi bagian dari sejarah baru perjalanan bangsa di Ibu Kota Nusantara.