
Bukber KAGAMA Jawa Tengah Rajut Kebersamaan dalam Cahaya Ramadhan
Semarang — Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Pengurus Daerah Jawa Tengah kembali meneguhkan semangat kebersamaan di bulan suci Ramadhan melalui kegiatan buka puasa bersama (bukber) bertajuk Merajut Kebersamaan dalam Cahaya Ramadhan. Kegiatan ini digelar pada Senin, 9 Maret 2026, di Ruang Tlogo 1, Hotel Front One (Kesambi Hijau), Semarang, dan dihadiri 85 anggota KAGAMA dari berbagai daerah, antara lain Semarang, Sukoharjo, dan Kendal.
Bukber menjadi ruang silaturahmi lintas generasi alumni UGM di Jawa Tengah, sekaligus momentum konsolidasi organisasi di tengah suasana Ramadhan yang sarat nilai refleksi dan kebersamaan.

Ketua Umum Pengda KAGAMA Jawa Tengah, Haerudin (KAGAMA Hukum 1990), dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga ikatan alumni tidak hanya dalam konteks organisasi, tetapi juga sebagai jejaring kebersamaan yang berakar pada nilai kemanusiaan dan pengabdian.
“Ramadhan mengajarkan kita untuk menahan diri sekaligus memperkuat empati. Melalui kegiatan seperti ini, KAGAMA tidak hanya merawat ikatan alumni, tetapi juga merajut kebersamaan yang memberi makna, baik secara personal maupun kolektif,” ujar Haerudin.
Refleksi Ramadhan dan Nilai Keilmuan
Acara bukber diawali dengan pembukaan, dilanjutkan kuliah tujuh menit (kultum) yang disampaikan oleh Prof. Sri Puryono (KAGAMA Kehutanan 1979). Dalam tausiyah singkatnya, Prof. Sri Puryono mengajak para alumni menjadikan Ramadhan sebagai ruang kontemplasi untuk memperkuat integritas pribadi dan tanggung jawab sosial.

“Ramadhan bukan hanya soal ritual, tetapi juga proses membangun kepekaan dan kesadaran. Ilmu dan pengalaman yang kita miliki sebagai alumni perguruan tinggi seharusnya memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya.
Pesan tersebut disambut hangat para peserta yang datang dari latar belakang profesi dan generasi yang beragam, mencerminkan kekayaan jejaring alumni UGM di Jawa Tengah.
Silaturahmi dan Konsolidasi Organisasi
Selain tausiyah, rangkaian acara juga dimanfaatkan untuk agenda organisasi. Salah satunya adalah pemilihan Ketua Panitia Halal Bihalal KAGAMA Jawa Tengah, yang menjadi agenda lanjutan pasca-Idulfitri. Proses pemilihan berlangsung singkat dan mufakat, mencerminkan suasana kekeluargaan yang menjadi ciri khas pertemuan alumni.

Acara kemudian dilanjutkan dengan foto bersama sebagai penanda kebersamaan, sebelum memasuki momen inti buka puasa bersama. Sambil menikmati hidangan, para alumni saling bertukar kabar, berdiskusi ringan, dan memperkuat jejaring lintas wilayah.
“Bukber ini bukan sekadar makan bersama, tetapi ruang untuk menyambung kembali relasi yang mungkin terputus oleh kesibukan masing-masing,” ujar salah satu peserta dari Kendal.
Merawat Kebersamaan Alumni
Kegiatan bukber KAGAMA Pengda Jawa Tengah ini menjadi bagian dari tradisi tahunan yang terus dirawat. Di tengah dinamika kehidupan dan kesibukan profesional para alumni, Ramadhan menjadi momentum efektif untuk kembali mempertemukan mereka dalam suasana yang hangat dan setara.

Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, KAGAMA Jawa Tengah menegaskan perannya sebagai rumah bersama alumni UGM—tempat bertumbuhnya solidaritas, pertukaran gagasan, dan komitmen untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.