
PP KAGAMA Imbau Alumni di Timur Tengah Waspada
JAKARTA, KAGAMA – Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (PP KAGAMA) mengeluarkan surat edaran resmi yang mengimbau seluruh anggotanya di kawasan Timur Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul eskalasi konflik keamanan yang terjadi di wilayah tersebut. Organisasi alumni ini menekankan pentingnya keselamatan diri dan koordinasi aktif dengan perwakilan pemerintah Republik Indonesia.
Ketua Umum PP KAGAMA Basuki Hadimuljono dan Sekretaris Jenderal Nezar Patria dalam surat edaran nomor 01/SE/PP-KAGAMA/III/2026 menyatakan bahwa organisasi memberikan perhatian serius terhadap keselamatan keluarga besar alumni UGM yang berada di wilayah terdampak.
Lima Poin Utama Imbauan
Dalam surat yang diterbitkan di Jakarta, 1 Maret 2026 tersebut, PP KAGAMA merinci lima poin instruksi bagi para alumni dan pengurus cabang luar negeri di Timur Tengah:

1. Keselamatan Utama: Alumni diminta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga dengan tetap tenang namun waspada.
2. Kepatuhan Otoritas: Seluruh anggota diinstruksikan mematuhi arahan keamanan dari otoritas setempat serta instruksi dari KBRI atau KJRI di negara masing-masing.
3. Verifikasi Informasi: Alumni diharapkan senantiasa memantau perkembangan situasi dari sumber akurat guna menghindari disinformasi atau hoaks yang memicu kepanikan.
4. Koordinasi Aktif: Pengurus KAGAMA Luar Negeri diminta mengaktifkan jalur komunikasi antaranggota untuk memastikan kondisi dan keberadaan setiap individu.
5. Solidaritas “Migunani”: PP KAGAMA mendorong penguatan semangat saling membantu dan memberi dukungan kepada sesama alumni yang terdampak, sejalan dengan filosofi Javanese “migunani” (bermanfaat bagi sesama).
Jalur Darurat
Sekretaris Jenderal PP KAGAMA Nezar Patria menegaskan bahwa jika terdapat situasi darurat atau kendala di lapangan, alumni diminta segera berkoordinasi dengan perwakilan Pemerintah RI terdekat dan memberikan laporan kepada pusat.

”PP KAGAMA senantiasa mendoakan agar seluruh keluarga besar KAGAMA di wilayah terdampak senantiasa dalam lindungan Tuhan dan diberikan kekuatan serta keselamatan,” demikian kutipan dalam pernyataan tersebut.
Saat ini, sekretariat pusat KAGAMA di Jakarta dan Yogyakarta terus memantau situasi melalui komunikasi intensif dengan jaringan alumni internasional.