Sebuah Kebanggaan Buat Warga Wiyoro Kidul yang Gerakan Canthelannya Dikunjungi dan Diapresiasi oleh Bupati Bantul

Oleh: Retno Hanie (Sosiatri ’94)

Kunjungan Bupati Bantul Drs. H. Suharsono di canthelan warga dusun Wiyoro Kidul, Kal. Baturetno, Kec. Banguntapan, Bantul pada hari Jumat tanggal 12 Juni 2020, benar benar sebuah surprise. Berawal dari obrolan di group WA Kagama Canthelan pada tanggal 11 Juni 2020 yang ngrasani bapak Bupati dan langsung ditanggapi mas Drajat Wibawa dengan menghubungi pak bupati. Tak dinyata kunjungan dilaksanakan sedemikian cepatnya yaitu keesokan harinya. Mengingat bapak Camat memberi kabar dini hari jam 02.00 WIB, dan kami baru tahu pagi sekitar jam 06.00 WIB.

Bupati Bantul Drs. H. Suharsono sedang memberikan kata sambutan

Alhamdulillah acara yang digelar di selasar Mushola Al Ikhlas bisa berlangsung dengan baik, mengalir sebagaimana pelaksanaan canthelan setiap harinya, tetapi tentu saja ada tambahan beberapa protokoler dari kabupaten. Dalam sambutannya bapak Camat berpesan bahwa perlu pengaturan untuk kegiatan seperti ini, supaya dana yang ada bisa bertahan lama mengingat pandemi ini belum tahu akan berakhir kapan.

Sementara bapak Bupati yang kebetulan warga Kagama juga, mengapresiasi kegiatan yang di inisiasi Kagama Care bekerjasama dengan penduduk Wiyoro Kidul tersebut, dan berharap jiwa gotong royong di masyarakat bisa terus dilestarikan. Canthelan juga merupakan wujud dari rasa syukur kita kepada Tuhan YME, sebab rizki yang kita dapatkan akan bermakna lebih apabila kita berbagi dengan sesama, seberapapun yang kita bagi. Bahkan hanya dengan kita ikut nyenthelke, akan sangat berarti bagi yang membutuhkan. Dalam kesempatan itu pula bapak Bupati juga menyampaikan komitmen beliau untuk mensejahterakan masyarakat Bantul.

Selain itu dalam kesempatan wawancara door stop, H. Suharsono secara pribadi akan mendukung kegiatan Kagama Canthelan. Pemda Kabupaten Bantul merasa kegiatan semacam ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan perlu dilaksanakan hingga nanti masyarakat terdampak pandemi sudah bisa mulai berkegiatan terutama pada sektor ekonomi.

Acara yang bisa dibilang dadakan ini alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar karena didukung kekompakan warga Wiyoro Kidul yang memang dari awal sudah menyatukan tekad untuk berbagi bersama minimal hingga tanggap darurat berakhir, syukur-syukur bisa lebih. Amin.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*